1.Twist Drill

Twist Drill adalah pisau bor yang fungsinya untuk membuat lubang baru dengan bentuk silindris. Twisy drill berujung runcing dan juga mempunyai sepasang sisi iris, melilit berbentuk ulir. Di antara dua sisi iris itu terdapat lilitan alur agak dalam, merupakan jalan keluar tatal. pengasahan sudut runcing ujung pisau disesuaikan dengan bahan benda-benda kerja, sudut besar untuk bahan keras. Berdasarkan Standar Industri Jerman (DIN) ada tiga tipe twist drill, yaitu :
Tipe N = untuk bahan yang kekerasannya setingkat baja biasa
Tipe H = untuk mengerjakan bahan-bahan yang keras dan liat
Tipe W = untuk mengarjakan bahan-bahan lunak dan liat

Pemilihan Twist Drill

Untuk memilih twist drill, bahan pertimbangan untuk pembuatan lubang tertentu adalah ukuran lubang dan bahan yang akan dikerjakan. Ukuran lubang dan bahan yang akan dikerjakan. Ukuran lubang yang digunakan untuk  memilih ukuran alat iris, bahan benda kerja digunakan untuk memilih tipe dan sudut ujung bor. Perlu dipertimbangkan pula bahwa ukuran diameter lubang hasil twist drill sedikit lebih besar dari ukuran alast irisnya.

  1. Core Drill

Bentuk core drill seperti twist drill tetapi ujungnya tidak runcing. Core drill digunakan untuk mengebor kembali lubang kasar. Dinding lubang hasil core drill lebi halus dan ukurannya lebih teliti dibanding lubang hasil dan ukurannya lebih teliti dibanding lubang hasil teist drill. Berdasarkan ketepatan ukuran lubang yang dihasilkan, core drill ada dua macam, yaitu : (1) Undersize core drill yang dihasilkan sedikit lebih dari ukuran seharusnya, karena lubang ini masih harus dihaluskan lagi menggunakan reamer. (2) ukuran lubang yang dihasilkan telah tepat sesuai ukuran seharusnya.

  1. Counterbore

Counterbore adalah pisau bor yang digunakan untuk membuat lubang diameter besar pada pangkal suatu lubang. Lubang besar itu biasanya digunakan untuk menyembunyikan kepala baut agar tidak menonjol di luar lubang. Pada ujung counterbore terdapat silinder pemandu, yang disebut pilot. Diamater pilot sedikit lebih kecil dari diameter lubang sebelum diiris counterbore. Fungsi pilot untuk memandu agar pengirisan yang dilakukan counterbore dapat sentris dengan lubang mula. Oleh karena itu pilot tidak boleh terlalu longgar pada lubang mula. Ketika melakukan counterboring antara pilot dan benda kerja diberi pelumas, agar dinding lubang mula tidak luka akibat geskan pilot.

  1. Countersink

Countersink adalah pisau bor yang fungsinya untuk membuat pangkal lubang berbentuk konis seperti corong. Pada umunya lubang hasil countersink digunakan untuk tempat kepala baut yang berbentuk konis

  1. Spot Facer

Spot facer digunakan untuk menghaluskan permukaan di sekeliling lubang lingkaran. Bila bidang di sekitar lubang baut kasar, dapat menyebabkan keausan bidang mur atau kepala baut akibat gesekan dengan bidang kasar itu, ketika mengeraskan atau mengendurkan pemasangan baut. Untuk menghindari keausan itu, bidang di sekiar lubang, tempat kepala baut dan tempat mur, dihaluskan menggunakan spot facer.

  1. Reamer

Reamer adalah alat iris yang fungsinya untuk sedikit memperesar lubang hasil twist drill atau alat iris lain, dalam rangka finishing, untuk mendapatkan dinding lubang lebih halus dan ukuran lebih teliti. Ketelitian ukuran dan kehalusan dinding lubang hasil reamer lebih bagus dibandingkan hasil core  core drill. Pada umumnya reamer dibuat dari bahan baja perkakas atau baja karbon, atau HSS. Ada pula yang sisi irisnya sisipan logam keras. Berdasar pengoperasiannya dibedakan hand reamer dan machine reamer. Hand reamer diputar dengan tangan, sedangkan machine reamer dipasang pada mesin bor. Hand reamer bersisi iris panjang sedangkan machine reamer bersisi iris pendek. Untuk menghaluskan lubang besar digunakan shell reamer, yaitu reaer yang kepala-iris dapat dilepas dari tangkainya. Kepala iris dapat diganti

  1. Boring Tools

adalah proses pengirisan untuk memperbesar diameter lubang. Booring tools adalah alat-alat iris yang digunakan dalam proses boring

  1. Tap

Tap adalah alat iris untuk membuat lubang ulir. Berdasar cara mengoperasikannya tap dibedakan menjadi dua yaitu (1) hand tap (tap-tangan) yaitu tap yang cara mengoperasikannya menggunakan tangan (2) machine tap (mesin tap) yang cara mengoprasikannya menggunakan mesin bor.

.